Selasa, 19 Mei 2009
KIAT untuk LEBIH Bahagia
PUJI DIRI SENDIRI
Berhenti sejenak untuk puji diri sendiri. Misalnya dengan berkata, “ Saya tampak cantik” atau “Saya menyelesaikannya dengan baik” mengaktifkan pusat kebahagiaan diotak kita. Anehnya, khasiat ini tidak dirasakan kaum pria.
HIRUP AROMA KEBAHAGIAAN
Saraf yang diaktifkan indra pembau langsung berkaitan dengan pusat emosional di otak. Menghirup aroma apa saja yang terkait dengan rasa bahagia, misalnya minyak wangi ibunda atau nenek anda, bisa langsung membangkitkan semangat. Begitu menurut Christiane Northrup, M.D., dalam buku Women’s Bodies, Women’s Wisdom.
ISTIRAHAT DI AWAL PAGI
Kita semua pasti mendambakan waktu luang tapi tak bisa menemukannya ditengah hari-hari kita yang penuh kesibukan? Coba lakukan ketika bangun tidur di pagi hari. Jika kita biasa langsung turun ranjang, coba baring dulu selama 5 menit. Bayangkan ombak lautan yang biru, anak kecil main dengan kucing, atau bayangan-bayangan lainnya yang bisa memicu emosi positif. Hasilnya : kita akan mengawali hari kita dengan senyum dan menghambat aliran zat kimia stress yang keras, yang jika menumpuk bisa membuat anda gelisah dan mudah marah
Senin, 10 November 2008
Cinta, kok bosen ya...???
Jangankan sobatan, kadang pacaran saja kita suka bosan,
Cari Sebabnya
1. Bosan sama keadaan
Keadaan atau situasi yang kurang menyenang di dalam lingkup persahabatan kita bisa membuat bosan. Misalnya, ada beberapa orang teman kita yang terlalu sensitif sehingga gampang ngambek hanya karena masalah kecil. Akhirnya kita jadi selalu hati-hati untuk berbicara atau berbuat sesuatu karena takut bikin mereka marah.
Solusi:
Bilang terus terang ke sahabat kita kalau perilakunya itu tidak menyenangkan. Mungkin sobat kita itu sama sekali nggak sadar kalau dia membuat kita tersiksa dengan perbuatannya. Tentu saja sudah tugas kita sebagai sahabatnya untuk menegurnya.
2. Bosan sama tempat nongkrong
Memiliki base
Solusi:
Gampang kok. Ajak saja teman-teman kita keluar dari tempat ''persembunyian''. Tapi sebelum itu kita sudah browsing dulu tempat-tempat lain yang juga seru buat nongkrong. Yakin deh, setelah merasakan nikmatnya, mereka pasti akan semangat untuk jalan-jalan daripada stay di satu tempat saja.
3. Bosan sama obrolannya
Setiap kali ketemu, yang diomongin kalau nggak cowok cakep, pasti gosip terbaru di sekolah. Kesannya yang bisa diobrolin sama sobat kita cuma masalah dan kejelekan orang lain. Kita jadi merasa nggak ada hal-hal bermutu yang bisa didapat dari teman-teman kita. Padahal bukankah salah satu keuntungan memiliki teman itu, kita akan mendapat banyak pengalaman dan info yang berguna.
Solusi:
Semua orang pasti punya hobi dan kesukaan,
4. Merasa terkekang
Mulai dari baju, sepatu sampai aksesoris dan dandanan kita diwajibkan mirip dengan teman-teman se-geng. Belum lagi kita juga harus punya kegiatan yang sama dengan mereka. Terus kalau kita berani kumpul dan mengobrol dengan orang lain selain mereka, langsung deh dipelototi dan diomelin. Aduh, serasa berada di dalam penjara. Pantesan saja kita merasa bosan, habis dikekang banget.
Solusi:
Kita harus usaha untuk meyakinin sobat-sobat kita ini kalau berteman yang kompak itu nggak harus semuanya sama dan serasi. Menghargai perbedaan itu penting karena kita bisa banyak belajar dari orang lain yang berbeda dengan kita. Dan dengan begitu, cirri khas kita sendiri nggak akan hilang.
Resep anti lupa
"Belum tua tapi pikunnya sudah lebih parah dari nenek-nenek." Mungkin ini yang ada di dalam pikiran kita setiap melupakan sesuatu. Memang sih nyebelin banget kalau punya kebiasaan suka lupa. Apalagi yang dilupakan itu adalah hal penting. Bisa-bisa yang rugi bukan cuma kita, tapi juga orang lain. Terus kita juga merasa khawatir, jangan-jangan ada yang salah dengan otak kita sehingga jadi sering lupa.
Fakta Penyakit Lupa
Semua penyakit pasti ada sumber penyebabnya. Begitu juga dengan penyakit lupa, nggak akan muncul begitu saja. Apalagi yang mengalaminya remaja seusia kita yang seharusnya punya memori yang kuat.
1.Pola makan yang nggak sehat. Menurut para dokter, timbunan lemak dan tingginya kadar kolesterol akibat keseringan makan junk food bisa menyebabkan peredaran darah ke otak jadi nggak lancar. Akhirnya otak kita jadi kekurangan oksigen dan sulit untuk berfikir.
2.Terlalu sibuk. Kegiatan sehari-hari yang padat banget juga bisa jadi penyebab kita mudah lupa. Karena kebanyakan hal yang harus dikerjakan, kita jadi nggak fokus dan selalu terburu-buru. Padahal kemampuan otak kita untuk mencatat informasi ada batasnya.
3.Stress. Beban masalah harus dipikirkan dan diselesaikan membuat kita menjadi sering berpikiran negatif, nggak bisa berkonsentrasi dan mengabaikan hal-hal lain yang lebih penting.
Kalau sudah sadar diri kita suka lupa, jangan dibiarkan saja. Lakukan sesuatu untuk mengatasinya.
1.Cara paling efektif adalah memasang reminder di HP kita yang akan mengingatkan kita harus melakukan apa. Biar lebih menarik perhatian kita, pasang nada bunyi alarm yang berisik dan annoying banget.
2.Tempelkan post it atau kertas berisi catatan di setiap sudut yang mudah terlihat. Misalnya di meja belajar, pintu atau lemari. Buat catatan tersebut dengan tulisan yang besar dan menggunakan pulpen warna-warni supaya kelihatan jelas
3.Buat check list. Terutama di saat banyak hal yang harus kita kerjakan. Dengan selalu membuat check list, kita bisa menghindari kemungkinan melupakan sesuatu.
4.Biasakan meletakkan benda penting di tempat yang mudah terlihat. Jadi saat kita membutuhkannya, langsung terlihat dan nggak perlu bingung mencarinya lagi.
5.Kurangi makanan berlemak dan perbanyak mengkonsumsi makanan kaya protein, buah, sayuran dan vitamin. Makanan sehat ini akan memberikan suntikan energi bagi otak kita.
6.Olahraga secar teratur. Karena olahraga itu selain memperlancar aliran darah ke otak, juga bisa membuat kita relax sehingga semua stress dan kecemasan yang mengganggu pikiran bisa hilang.
Selasa, 12 Agustus 2008
Siapa Takut

Dalam sehari, berapa sering kita merasa takut akan berbagai hal yang terjadi di sekitar kita? Kadang-kadang, sering, atau malah terlalu sering? Yap, kadarnya memang bervariasi. Sebagai makhluk yang memiliki emosi, kita memang “dibekali” Sang Pencipta dengan rasa takut. Hal ini wajar dan malah harus selalu ada. Tapi kenapa sih, rasa takut itu penting banget untuk diri kita? Yuk, mari kita bahas!
Semua orang “harus” takut
Rasa takut sebenarnya adalah respon emosi kita terhadap suatu ancaman atau bahaya. Pada rasa takut, ancamannya itu sudah ada di depan mata. Misalnya, cowok kita sudah meng-ultimatum, “Kayaknya kita mendingan putus aja, deh.” Nah, kalau saat itu kita merasakan respon fisik, seperti deg-degan atau nangis, maka kita sedang merasa takut putus pacaran. Takut kehilangan seseorang yang kita sayang.
Dan rasa takut ini penting banget untuk dimiliki, karena rasa takut sebenarnya adalah alarm untuk mengaktifkan sistem pertahanan diri kita. Dengan kata lain, rasa takut ini didesain agar manusia bisa selamat dari situasi yang berbahaya. Makanya, seorang prajurit paling jago sekalipun harus tetap memiliki sensitivitas terhadap rasa takut. Dengan begitu, saat muncul tekanan dari lawan, radar rasa takut itu bisa memberi isyarat agar mereka segera melindungi diri.
Gimana bisa takut?
Rasa takut itu biasanya diproses oleh salah satu bagian dari otak kita, yang biasa disebut amygdala. Ketika organ-organ fisik kita menangkap stimulus eksternal yang dianggap berbahaya, maka organ-organ tersebut akan menyampaikan informasi mengenai dunia luar tersebut pada amygdala, yang kemudian menentukan respon emosional apa yang akan dimunculkan. Misalnya, menggigil, deg-degan, atau perubahan dalam kerja organ-organ tubuh lainnya.
Respon seperti ini biasa disebut respon “fight or flight” alias “lawan atau kabur”. Ini sebenarnya merupakan cara tubuh menyiapkan diri, antara melawan situasi yang membahayakan itu atau berlari secepat mungkin. Tubuh akan berada dalam situasi ini selama beberapa saat, sampai otak menerima informasi yang detil mengenai keadaan yang sebenarnya. Kalau berbahaya, otak akan menyimpulkan tindakan apa yang harus dipilih, misalnya dengan melompat ke trotoar saat kita nyaris ditabrak mobil. Namun, kalau ternyata keadaannya baik-baik saja, “tombol fight or flight” ini akan dimatikan.
Takut bisa dikendalikan?
Jadi sudah jelas kan kalau takut itu merupakan suatu hal yang sangat manusiawi? Nah, persoalannya, gimana cara mengendalikan rasa takut itu? Coba, deh cara-cara ini:
- Tenang, Bos!
etika kita sedang takut dan tubuh mengaktifkan “tombol fight or flight”, banyak orang yang menjadi panik secara berlebihan. Perilakunya pun jadi nggak wajar dan justru bikin situasi malah tambah berbahaya bagi tubuh kita. Jadi ketika sedang ketakutan, cobalah untuk tenang.
- Pikir positif
Terkadang saat sedang ketakutan, kita justru mengucapkan kalimat-kalimat negatif kepada diri kita sendiri. Misalnya, “Aduh, tamat deh riwayat gue”, “Pasti gue nggak berhasil, deh”. Jadi cobalah berpikir lebih positif, misalnya dengan mengatakan, “Gue pasti bisa menghadapi masalah ini dengan baik” atau “I will survive”. Tanpa disadari, otak kita nantinya juga akan mengusahakan pikiran-pikiran positif itu untuk menjadi nyata!
Selasa, 05 Agustus 2008
20 Bukti kita sobatan

Hm... sebenarnya apa sih tanda-tanda kalau kita ini beneran sobatan? Coba deh, cek 20 tanda di bawah ini sebelum kamu mengumumkan persahabatmu.
1. Paling banyak tahu
kedekatan kita dengan sobat membuat kita tahu banyak soal dia.
Nah, selain kita butuh pendapat sobat, sebaliknya, dia juga butuh banget pendapat kita, meskipun hanya tentang baju mana yang oke buat kita.
3. Kritikus handal
obat kita adalah kritikus paling handal yang pernah kita kenal. Soalnya, dia nggak takut untuk memberi tahu apa kelemahan kita.
4. Dynamic duo
Kita dan sobat memang kompak banget. Bahkan sering juga kita beli kaos dan aksesoris yang sama (kalaupun beda, paling cuma warnanya saja).
5. Nggak ada habisnya
Saking cocoknya, kita dan sobat nggak pernah kehabisan bahan obrolan.
6. Rumahku, rumahmu
udah nggak ada rasa canggung, deh saat kita main ke rumah sobat. Bahkan, kita bisa langsung mengambil cemilan tuh di kulkasnya.
7. Saudara angkat
Sobat kita sudah seperti saudara angkat. Dia nggak hanya akrab dengan kita tapi juga dengan semua anggota keluarga kita, tapi juga liburan bareng.
Sobat dan kita jadi “tempat sampah” satu sama lain. Kita bisa dengan leluasa menumpahkan semua kekesalan dan uneg-uneg kita ke sobat, begitu pun sebaliknya.
9. Yang pertama tahu
Sobat selalu jadi orang yang pertama tahu kalau ada kejadian penting (atau nggak penting) terjadi sama kita.
10. Kode rahasia
katan yang begitu kuat antara kita dan sobat, membuat kita bisa tahu isi hati masing-masing meskipun tanpa berbicara.
11. P3K
Saat kita sakit, obat paling manjur biasanya kita dapat dari sobat.
12. Senasib sepenanggungan
Kesedihan ditanggung bersama, kesenangan juga dilalui berdua.
13. Dia lagi, dia lagi
Selain keluarga, orang nomor dua yang banyak menyita waktu kita adalah sobat.
14. Supporter setia
obat adalah pendukung setia kita dalam setiap kegiatan, meskipun kita gagal.
15. Bank pribadi
Saat kondisi keuangan kita kita sangat kritis, kita bisa meminjam ke sobat. Tapi, harus tahu diri,ya?
16. Buka 24 jam
Kayaknya apotik yang buka 24 jam, sobat selalu punya waktu saat kita membutuhkannya.
17. Hear what we don’t say
Hanya sobat yang bisa dengar apa kata hati kita.
18. Cermin nggak pernah bohong
Kalau sobat adalah cermin kita, maka dia nggak akan pernah bohong. Dia akan selalu berkata jujur walaupun kadang kebenaran itu menyakitkan.
19. Toleransi yang besar
Toleransi itu berarti kita rela untuk mengesampingkan kepentingan pribadi untuk menyenangkan hati sobat.
20. Kalau sobat pergi ...
Kita pasti bakal jadi orang yang paling kehilangan. Saat sobat harus liburan ke luar negeri, kita jadi “garing” dan nggak tahu mau ngapain buat mengisi liburan.
Kok dia lebih romantis?

Ukur Dulu Kadarnya
Hmm... jangan panik. Sebelum mengutuk diri sendiri karena menganggap diri sendiri bukan pacar yang baik, mendingan isi dulu kuis berikut ini. Setelah itu, kita bisa tahu deh kenapa kita bisa kalah romantis dari pacar kita. Jawab dulu pertanyaan-pertanyaan di bawah ini, yuk!
1. Kalau soal film romantis …
a. Pacar suka banget dan biasanya dia yang keukeuh mau nonton.
b. Kita setengah terpaksa dan mengomel terus sepanjang film, karena nggak suka filmnya.
a. Surat cinta dari dia kalau dikumpulin kayaknya sudah bisa jadi dua jilid buku, deh.
3. Waktu ulang tahun …
a. Dia selalu memberi kejutan berupa hadiah yang kita sukai, beserta bunga dan cokelat.
b. Kita cumamengucapkan selamat dan memberi hadiah saja seperti biasa.
Kita atau Dia ?
Nah, kalau ternyata jawaban kita lebih banyak A, berarti pacar kita orang yang super romantis, sampai-sampai mengalahkan kita. Tapi, kalau lebih banyak B, itu artinya kita memang bukan cewek yang romantis, malah cenderung kaku.
• Si Mr. Over-Romantic
mmm, ternyata kadar keromantisan pacar yang melebihi cowok normal ini bisa jadi masalah dalam hubungan kita, ya. Karena walaupun memang kita butuh diperlakukan romantis supaya merasa bahwa kita disayang, tapi bukan berarti harus dihujani perhatian setiap waktu, kan? Lama-lama kita bisa risih dan terganggu juga.
Untuk itu kita perlu berusaha agar dia bisa menurunkan sedikit kadar keromantisannya. Cara-cara ini mungkin saja ampuh supaya dia nggak terlalu romantis :
- Sindir secara tidak langsung bahwa kita risih dengan sikapnya yang terlalu romantis. Misalnya, waktu nonton Iron Man, kita bisa bilang, “Wah! Tony Stark keren banget yah? Cool dan nggak terlalu romantis, tapi tetap nunjukkin dia sayang.” Minta dia lebih sering berkumpul bareng teman-temannya atau melakukan apa yang dia suka. Bisa saja karena nggak punya banyak kegiatan, hari-harinya hanya terpusat sama kita saja. Hal ini yang mendorong dia terus menerus bersikap romantis.
Kalau semua cara tadi belum ampuh juga, kita bisa ngomong langsung secara baik-baik. Misalnya kita bisa bilang, “Aku senang kamu perhatiin aku dan selalu bersikap romantis. Tapi, mungkin lebih baik kalau sedikit dikurangi, ya?Kalau kamu terus yang romantis, nanti aku nggak punya kesempatan untuk bersikap romantis juga, dong.”
• Si Miss Cuek
Walaupun kita memang mandiri, tomboy, atau agak nggak suka dengan hal-hal yang berbau romantisme, bukan berarti kita boleh bersikap cuek, lho! Karena, meskipun kelihatan kuat di luar, semua cowok itu tetap butuh perhatian dan sedikit romantisme. Mereka juga suka disanjung dan ingin diperhatikan.
Nggak ada salahnya kok, meningkatkan kadar keromantisan kita. Ini dia beberapa cara yang bisa kita lakukan supaya kita bisa sedikit bersikap romantis :
- Tambah wawasan keromantisan kita dengan banyak membaca novel cinta atau nonton film-film romantis.
Jangan takut mengekspresikan perasaan sayang kita. Misalnya, kalau dia kelihatan ganteng hari itu, kita bisa langsung bilang, “Kamu ganteng deh hari ini.” Nggak perlu jaim, deh!
- Buat kejutan-kejutan kecil yang dia sukai. Misalnya, belikan CD band kesukaannya, tanpa harus menunggu saat dia ulang tahun.
Senin, 12 Mei 2008
Menjadi Orang yang Disukai
Rasanya semua orang ingin menjadi orang yang disukai. Sayangnya, keinginan ini sering tidak tercapai karena kita tak tahu langkah-langkah yang harus dilakukan. Padahal sebenarnya langkah-langkah itu tidak sulit. Terdiri dari:
» Hargai semua orang. Ucapkan terimakasih kepada siapa saja yang melakukan sesuatu untuk kita. Termasuk para pelayan restoran, kondektur bis, supir bis, seseorang yang membukakan atau menahan pintu untuk kita.
» Selalu ingat. semua orang yang berinteraksi dengan kita adalah manusia. Hanya karena kita membayar seseorang untuk menunggu di meja kita tidak berarti kita berhak untuk kasar. Perlakukan mereka seperti kita ingin diperlakukan jika berada di posisi itu.
» Lakukan sesuatu untuk orang lain. Kendati pun kita tidak mengenalnya. Tahan pintu ketika memasuki gedung, pungut sesuatu yang jatuh dari orang yang lewat di dekat kita, tawarkan membantu memotret jika seseorang tampak mencari orang lain untuk memotretkannya.
» Selalu jujur. Jangan membohongi orang lain hanya untuk menyenangkannya. Mereka biasanya tahu. Jika seseorang bertanya, 'Apakah saya tampak gemuk?', katakan ya, jika benar, tapi berikan sedikit saran. Jika kita punya pengetahuan tentang mode, jelaskan mengapa dia harus pilih mode tertentu. Mereka pasti akan percaya pada kita karena tahu kita jujur dan akan menghargai kita karena telah membantu mereka.
» Tepati janji. Pastikan kita bisa menepati semua kewajiban kita. Jangan katakan ‘saya tak bisa mengerjakannya pada menit terakhir’. Pastikan semua orang yang terlibat tahu jika kita akan terlambat dan mempengaruhi rencana-rencana mereka.
• Coba pikirkan apa yang bisa membuat kita disukai? Bakat-bakat atau sifat-sifat yang membuat kita dikagumi teman-teman. Kenali hal-hal ini dan manfaatkan. Sebagai contoh, jika kita pandai mengatur keuangan, coba bantu orang-orang berpenghasilan rendah untuk mengatur keuangan mereka. Jika kita pandai menyanyi, ikut dalam malam karaoke untuk menghibur teman-teman kita.
» Kenali dan gunakan nama semua orang. Ungkapan yang mengatakan ‘saya tak pandai mengingat nama’ tak akan jalan. Mengingat nama adalah keterampilan yang harus dipelajari.
» Bersikap terbuka. Jika kita tampak marah atau sedih, orang-orang akan merasakannya sampai kadar tertentu dan tak ingin bicara dengan kita. Kendati pun kita sedang sedih atau marah, pikirkan hal-hal yang bisa membuat kita bahagia.
• Orang yang disukai adalah orang yang menyukai orang lain. Orang bisa merasakan, apakah kita suka atau tidak kepada mereka. Jika kita ingin seseorang menyukai kita, fokus pada sesuatu yang kita sukai dari mereka. Jika kita benar-benar tidak menyukai mereka, tidak penting lagi apakah mereka menyukai kita atau tidak.
» Tips yang sangat mudah untuk membuat orang tertentu menyukai kita adalah minta mereka tolong mengerjakan sesuatu. Ajukan permintaan yang sesuai dengan keterampilan atau minat mereka. Hal ini bukan hanya menunjukkan kita memperhatikan mereka, tapi kita menghargai otoritas mereka pada subyek yang mereka sukai.
• Jangan pura-pura. Orang bisa menangkapnya dan tahu, kita sedang akting. kita harus percaya dengan apa yang kita lakukan. Kalau tidak, efeknya akan buruk untuk kita.
• Jangan berusaha keras membuat orang lain menyukai kita. Menyebutkan kebaikan-kebaikan kita hanya akan membuat kita
terkesan sombong. Biarkan orang lain melihat sendiri kebaikan kita.